Ketika Anda merasa sakit, wajar jika Anda ingin pulih dari rasa skit. Apakah Anda menderita radang sendi, kram menstruasi, atau otot kaku, obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas atau sering disebut over-the-counter (OTC) dapat meringankan sakit Anda dan membantu Anda mendapatkan kembali kehidupan Anda.Tapi seperti semua obat-obatan, penghilang rasa sakit OTC dapat menyebabkan efek samping dan mungkin tidak aman untuk semua orang.

“Banyak orang berasumsi bahwa karena obat ini dijual bebas maka mereka benar-benar aman dan benar-benar jinak,” kata Elliott Antman, MD, profesor kedokteran di Harvard Medical School and Brigham and Woman’s Hospital di Boston. “Tapi obat-obatan ini juga memiliki konsekuensi yang penting untuk dipahami.”

Jadi sebelum Anda meraih salah satu dari banyak botol di rak toko, baca terus artikel ini untuk belajar tentang satu jenis penghilang rasa sakit OTC – non-steroid anti-inflammatory drugs (NSAID) – serta manfaat dan risiko mengkonsumsi obat ini.


Bagaimana NSAID Meringankan Nyeri?

NSAID adalah salah satu dari dua jenis penghilang rasa sakit  utama yang OTC. Yang lainnya adalah asetaminofen (parasetamol).

Beberapa jenis NSAID yang tersedia OTC :

Aspirin
Ibuprofen
Naproxen
Dosis kuat dari beberapa obat-obatan, serta NSAID lainnya, juga tersedia dengan resep dokter.

NSAID digunakan untuk mengurangi demam dan meringankan nyeri ringan. Obat-obat ini dapat digunakan untuk segala sesuatu dari mulai sakit gigi ringan atau sakit kepala atau untuk kram. Banyak orang juga menggunakan NSAID untuk meringankan rasa sakit akibat radang sendi atau untuk mengobati rasa sakit dan nyeri dari pilek dan flu.

NSAID bekerja dengan menghambat enzim dalam tubuh yang membantu membuat bahan kimia yang memberi sinyal nyeri . Ketika enzim yang dihambat, Anda merasa rasa sakit berkurang.
Efek Samping dari NSAID

Seperti obat apapun, NSAID dapat memiliki efek samping. Efek samping dapat sedikit bervariasi dari obat yang satu dengan obat lainnya, tapi yang paling umum termasuk:

  • Rasa tidak nyaman di perut atau mual
  • Nyeri Perut
  • Mulas
  • Diare

Efek samping yang kurang umum tapi berpotensi serius dari NSAID meliputi:

  • Ulkus lambung dan perdarahan
  • Peningkatan tekanan darah
  • Reaksi alergi – gatal-gatal, pembengkakan wajah, asma / mengi

Beberapa orang mungkin berada pada risiko tinggi untuk efek samping atau masalah lain dengan NSAID. Bicarakan dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi NSAID apapun jika Anda:

  • Berusia di atas 60
  • Hamil atau menyusui
  • Mengkonsumsi tiga atau lebih minuman alkohol setiap hari
  • Memiliki masalah perdarahan
  • Memiliki penyakit hati atau ginjal
  • Memiliki penyakit jantung
  • Mengkonsumsi obat untuk mengencerkan darah, seperti warfarin
  • Mengkonsumsi obat untuk tekanan darah tinggi

Anak-anak dan remaja yang baru sembuh dari infeksi virus seperti flu atau cacar air sebaiknya tidak menggunakan aspirin. Ini telah dikaitkan dengan sindrom Reye, suatu kondisi serius namun jarang yang dapat mengakibatkan  kerusakan otak, ginjal, dan hati. Natrium naproxen tidak dianjurkan untuk anak di bawah 2. Ibuprofen dianggap aman untuk anak 6 bulan dan lebih tua dalam dosis yang tepat.

Diterjemahkan dari :

WebMD Feature

Oleh Ellen Greenland dengan judul asli : OTC Pain Relief: Understanding NSAIDs

Diulas Oleh Brunilda Nazario, MD