Beberapa teman sering bertanya kepada saya. Sudah jadi dokter, ngapain lagi ikutan jualan Oriflame? Hehe… kesannya gimanaaa gitu ya, istilah ‘jualan’‘MLM’, kayaknya buat risih. Sebenernya simpel saja sih…Kalau saya menikmati ini semua gimana? It’s all about passion, right?!

Rasanya sudah lama saya ingin menulis tentang yang satu ini. Entah apa yang jadi halangan, sebenernya bisa saya tulis dari dulu sejak saya gabung bulan Juli 2009 bersama dBC Network untuk menjalankan bisnis Oriflame online. But its always better late than never… *sebuah pembelaan diri yg kreatip..sip!!*

Nah, kenapa saya tulis sekarang? Karena saya begitu terinspirasi oleh sebuah buku yang ditulis oleh seorang CareerCoach, Rene Suhardono,

‘Your Job is Not Your Career’.

Bagai mendapat sebuah pembenaran, I love this book😉

Yes, my job is not my career… pekerjaan saya sekarang hanyalah sedikit bagian dari karir saya. Pekerjaan adalah milik perusahaan, dan karir adalah milik saya sendiri. Karir berbicara soal impian, keinginan terbaik kita, dan hidup kita. Jangan cuma menerima pekerjaan, sebaliknya kita harus memilih pekerjaan yang sesuai dengan karir kita. Jangan hanya mencari pekerjaan yang lebih baik, tapi kejarlah karir yang gemilang. Demikian sedikit quote dari sang CareerCoach. Got the point? Kalau masih bingung, sama! Hehe..saya juga masih menyelami makna yang ada di baliknya. Tapi yang pasti, pekerjaan saya sebagai dokter adalah bagian dari karir saya, dan sangat sah untuk mencari bidang-bidang lain untuk mengejar karir, tentu yang sesuai passion, kata Rene Suhardono lagi.

Saat awal bergabung dengan dBC-Network, kadang besar pasak daripada tiang *ngaku* karena Cuma malas dan malu jualan. Jadinya belanja buat sendiri aja. Tapi toh saya tidak punya niat berhenti dan tidak menyesal, tidak juga merasa menderita seperti layaknya setiap menemui hari Senin di pekerjaan saya :p. Gak ngerti juga kenapa. Dipikir-pikir, mungkin karena saya menikmati ini. Yup, I love this job. Ini tidak seperti menjalankan MLM Oriflame offline. Saya dapat lebih dari sekedar ber-MLM ria di dBC-Network. Pada dasarnya saya senang internetan, saya senang bloging, saya senang search ini-itu yang jawabannya jauh lebih cepat saya dapat dibanding dulu jaman belum ada internet. Waktu bloging, saya search ilmu bloging sana-sini untuk membuat sebuah blog. Saya juga mulai melirik bisnis online untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan internet daripada Cuma sekedar surfing-surfing saja. Lalu jika saat di dBC- Network saya menemukan semuanya, kenapa tidak?

Di sini saya mendapat ilmu dasar-dasar membuat website, ilmu-ilmu teknologi online yang sebelumnya belum pernah saya ketahui, diterapkan dalam bisnis yang menerapkan sistem MLM murni (bukan sistem piramida atau money game yang hanya menguntungkan orang yang duluan daftar). Jadilah saya dapat ilmu yang bisa langsung diterapkan sehingga bisa langsung saya rasakan hasilnya. Sedikit-sedikit, gak malu-malu lagi jualan or ngiklan or promosi. Yeay… I love this…. I love the process dari yang mulai bersusah payah, besar pasak daripada tiang, sampai sekarang si tiang sudah jauh melampaui si pasak. Alhamdulillah. It’s all about passion, dear!

Jadi ini bukan soal penghasilan saya sebagai Dokter kurang.  Alhamdulillah rejeki sebagai dokter masih dikasih lancar sama Allah SWT. Tapi sekali lagi, saya rasanya menemukan passion saya dalam berbisnis online. Jadi mudah-mudahan pekerjaan saya (bukan karir saya) sebagai dokter dan pekerjaan saya di bisnis online bisa sama-sama membangun karir saya, menuju karir yang gemilang. Menyenangkan dan sama-sama memberi manfaat buat banyak orang. Ya, karena lewat dBC-Network dan Oriflame saya juga berkesempatan menulari teman-teman saya untuk work in passion, untuk meraih kebebasan finansial dengan kebebasan waktu yang lapang. Ah, menyenangkan!

Apa bisa sukses di Oriflame dengan kesibukan sebagai dokter yang kerja di pagi hari dan praktek mandiri di sore hari? Saat Anda menyenangi apapun, bukankah Anda akan mengerjakannya tanpa beban? Inilah Oriflame, u have the right to choose, kebebasan memilih waktu kapan untuk mengerjakannya. Tidak harus start jam 8 pagi, dan menunggu jam 2 atau bahkan jam 5 sore untuk berhenti. Pilih saja waktunya sendiri, tentukan saja berapa lama, mau libur dulu, mau fokus, semua terserah kita sendiri.

Mengutip kata Rene Suhardono lagi,

If you think you can or you can’t, you are right. We are within the prison walls of our mind. You are what you think you are and you will become what you think you will become.

Saya hanya meyakinkan diri sendiri, saya bisa menjadi dokter yang baik dan menjalankan Oriflame dengan baik, then it will become. Insya Allah.

Kalau menurut beberapa teman saya, mana ada waktu jalanin bisnis beginian? Mana ada yang beli? Kan Konsultan Oriflame sudah banyak. Males jualan, males rekrut, males belajar bikin blog, males belajar ngiklan, males baca ebook trainingnya, ga ada waktu. Well, it’s your choice, Anda tidak salah. You are what you think you are. Kalau Anda berpikir tidak akan sempat ya tidak akan sempat, kalau Anda pikir malu-maluin ya akan malu-maluin, kalau Anda pikir ini menyenangkan  ya akan menyenangkan. It’s all about choices, selalu ada pilihan dalam hidup. Dan selalu lebih baik memilih yang positif dan melihatnya sebagai yang positif. Supaya nantinya jadi positif😉

Jadi sekali lagi, kenapa saya tidak tinggal saja di zona nyaman saya sebagai dokter? Jelas penghasilan saya lebih besar dari penghasilan saya sekarang dari Oriflame — tapi siapa tahu nanti, kan? –. Its so simple, friend! Lagi-lagi mengutip Rene Suhardono –(pan judulnya lagi termotivasi oleh buku ini :p)–

Your strength is not what you’re good at, it is what you enjoy the most! It’s your passion. 

Just love the quote, really love it :-*

Wakakak, kebiasaan. Suka bingung mau nulis apaan, sekali nulis ga bisa berenti. Ya sudah, saya akhiri tulisan saya yang kepanjangan sekarang. It’s All About Passion🙂